Alasan Kaum Milenial Senang Menjomblo

milenials

Kayanya jaman sekarang tuh nikah bukan jadi prioritas, bener ga sih? Terbukti masih banyak nih kaum milenial yang umurnya 25 tahun ke atas dan belum menikah. Padahalkan jaman dulu sebelum umur 20 tahun aja udah banyak yang married..

Kira-kira kenapa sih kaum milenial tuh ga terpaku sama pernikahan? Dikutip dari Merdeka.com berikut beberapa alasan kenapa kaum milenial lebih suka single daripada buru-buru untuk hubungan jangka Panjang.

  • Berorientasi pada Karir

Mereka sangat berorientasi pada karir dan ingin fokus membangun kehidupan serta karir sebelum terjun ke dalam hubungan yang membutuhkan banyak waktu dan tenaga. Mereka ingin memelihara karier mereka sebelum memelihara cinta dan hubungan.

  • Menginginkan Kebebasan

Mereka menginginkan kebebasan alih-alih terikat pada satu orang. Mereka menginginkan kebebasan mereka sendiri dan membuat pilihan tanpa harus memikirkan orang lain. Mereka ingin mengeksplorasi hubungan sebelum terikat pada satu orang.

  • Mendambakan Hubungan yang Bermakna

Mereka mendambakan hubungan yang lebih serius, berjangka panjang dan bermakna. Mereka lebih suka meluangkan waktu mereka sendiri untuk mempersiapkan mental untuk hubungan yang serius. Menjadi lajang adalah cara yang tepat untuk melakukannya.

  • Fokus pada Tujuan Sosial

Pertama-tama mereka ingin fokus pada peningkatan masyarakat dan mereka semua memiliki tujuan sosial yang mereka perjuangkan dengan penuh semangat. Mereka menginginkan masyarakat yang lebih baik sebelum cinta. Mereka menginginkan masyarakat di mana cinta dan hubungan mereka dapat berkembang dan mereka mengusahakannya.

  •  Ogah Ribet

Kaum milenial tidak ingin tahan dengan kerumitan hubungan dan pernikahan dan drama keluarga di masa muda mereka. Mereka ingin fokus pada hal-hal lain dan meluangkan waktu untuk membangun kehidupan keluarga.

  • Ingin Belajar Mencintai Diri Sendiri Dulu

Sebelum menemukan orang lain untuk dicintai, mereka ingin mencintai diri mereka sendiri. Mereka lebih fokus pada cinta diri dan menikmati kebersamaan mereka sendiri. Mereka membangun hubungan sosial sebelum membangun hubungan berdasarkan cinta.

Wahwah ada bener nya juga sih menurut mimin sebagai kaum milenial hehe. Kebahagiaan bisa kita ciptakan dimana aja dan komitmen itu bukan cuma sekedar ikatan pernikahan tapi jauh lebih dari itu, makanya harus ditimbang matang-matang. Eh tapi inget yaaaaa, ga semua orang berpandangan sama. Semua orang punya perspektifnya masing-masing yaaa!



Berita terkait