Jangan tolak kebijakan baru WhatsApp kalau tidak mau akun kalian di HAPUS!

ikon aplikasi whatsapp

Kebijakan WA yang membahas tentang berbagi data dengan Facebook sempat ditunda karena muncul banyak pro dan kontra. Tapi kebijakan ini akan mulai berlaku pertanggal 15 Mei loh, nantinya kalian akan mendapat sebuah spanduk yang berisi pernyataan menyetujui kebijakan tersebut. Kalau kalian ga setuju, kalian ga akan bisa menggunakan WA dengan normal.

Dalam laman FAQ, WhatsApp mengatakan ga akan menghapus akun yang ga setuju sama kebijakan baru. Tapi beberapa fungsi ga akan bisa digunakan lagi, seperti pengguna ga akan bisa mengirim pesan dan membaca pesan yang diterima tapi kalian masih bisa menerima panggilan dan notifikasi. Wahh itu sih sama aja kaya ga punya WA yaaa. Dan ada lagi nih info tambahan di laman FAQ, pengguna yang ga menyetujui kebijakan baru akan dipertimbangkan sebagai pengguna tidak aktif dan akun WA yang tidak aktif selama 120 hari akan dihapus. Kalau gini sih mau ga mau yaaa harus setuju sama kebijakan baru. 

Pembaruan ini sebenarnya untuk memfasilitasi perusahaan yang menggunakan API WhatsApp, atau yang terhubung dengan layanan analitik seperti yang dimiliki Facebook. Fyi API ini merupakan Application Programming Interface, yaitu salah satu bisnis layanan WhatsApp untuk perusahaan-perusahaan besar. Pengguna API WhatsApp merupakan perusahaan yang  mengelola pelanggan dalam jumlah besar kaya operator seluler, maskapai penerbangan dan e-commerce. Perusahaan-perusahaan ini dapat memanfaatkan API dari WA untuk mengetahui minat dan kebutuhan pelanggan. 

Oleh sebab itu, WhatsApp lebih dulu meminta izin kepada penggunanya jika sewaktu-waktu berkomunikasi dengan akun bisnis maka data kalian tidak lagi dilindungi enkripsi dari ujung ke ujung (end-to-end encryption) dan bisa dikelola pihak lain. Walaupun demikian, WhatsApp menegaskan bahwa data kalian tetap aman dan tidak bisa diintip oleh perusahaan/bisnis pengguna API WhatsApp. Data yang tersimpan di server perusahaan pihak ketiga juga tetap aman karena perusahaan tidak bisa membaca percakapan atau file-file yang lainnya.

So gimana nih menurut kalian? Kalian mau ikutin kebijakan baru WhatsApp atau mau akun kalian di hapus aja? hehe



Berita terkait